I (EXT, kantor sekolah)
guru : maaf ibu ini bagaimana pihak sekolah sudah menyerah menghadapi nak aksa yang tidak berubah sama sekali meskipun sudah kami beri peringantan dan hukuman, nak aksa untuk seminggu kedepan kami serahkan tanggung jawab pada orang tua, nak aksa kami scrossing dari sekolah.
ibu aksa : (kaget dan sedih) ibu apa tidak terlalu lama di scorssing selama seminggu, tolong kurangi hukuman anak saya, saya mohon (memegang tangan aksa yang duduk disebelahnya)
aksa : (tidak menghiraukan ibunya yang memohon kepada guru, tetap sibuk dengan hp nya yang di pegang di tangannya)
II (INT, kamar aksa, siang, tegang)
ibu : aksa ibu sudah capek dengan perilakumu, kapan kamu bisa berubah? apa kamu gak kasian sama ibu, ibu capek capek besarin kamu, sekolahin kamu, kenapa? supaya kamu itu jadi anak yang pinter yang baik gak kayak gini aksa (marah dan sedih)
aksa : ( asik main game di hpnya tidak mempedulikan ibunya)
ibu : AKSAAA!!!!!(membentak aksa sambil mengambil hp aksa hingga pecah karena jatuh kelantai)
aksa : (aksa langsung berdiri dan membentak ibunya) IBUK!!!, ibu kenapa sih, hp aku jadi jatoh kan
ibu : (kaget) astagfirullah aksa, berani yah kamu sama ibuk, aksa kamu ibu hukum selama kamu di scrossing kamu gak boleh keluar dari rumah ( menangis sambil membanting pintu kamar aksa )
III (INT, kamar orang tua aksa, malam, sepulang bapak aksa dari kerja)
ibu : bagaimana ini anakmu pak, makin hari aksa makin nakal, meskipun sudah di hukum aksa masih sama saja, guru guru di sekolah aksa banyak yang mengeluh karena kelauan aksa, jika setelah aksa di scorssing aksa masih sama saja, aksa bisa saja di keluarkan di sekolah
bapak : yah bu, bapak juga ndak tahu harus bagaimana aksa ini bisa berubah, gimana kalau aksa kita masukkan pesantren saja semoga saja bisa berubah
ibu : ide bagus pak ibu setuju, kita harus secepatnya masukkan aksa ke pesantren
IV : (INT, kamar aksa)
ibu : (duduk disamping aksa) aksa ibu sama bapak udah gak sanggup lagi sama kelakuanmu yang makin menjadi jadi ini, jadi bapak sama ibu udah sepakat untuk memasukkan kamu ke pesantren minggu depan, kamu siap siap yah (memegang tangan aksa)
aksa : (kesal, melepaskan tangan ibunya) aksa gak mau buk, aksa gak mau masuk pesantren pokoknya
bapak : ( masuk ke kamar aksa) aksa kamu gak bisa menolak lagi kamu sudah di kasih bapak banyak kesempatan untuk berubah sikap kamu jadi yang lebih baik tapi kamu gak gubris sama sekali, sekarang kamu harus menuruti apa yang diomong bapak
ibu : yah aksa bapak sama ibuk neglakuhin ini semua juga demi masa depan kamu nak
aksa : (kesal)
V : (INT, malam, kamr aksa)
pesan aksa dengan teman aksa
aksa : rudi jemput aku nanti malem yah, aku mau kabur dari rumah, masak aku mau di suruh masuk pesantren
rudi : ya gila lo masuk pesantren, ngakak banget, okeh gua jemput, jam beraoa?
aksa : jam sebelas yah
rudi : okeh
aksa : (memasukkan beberapa baju ke dalam tas dan barang barang yang akan di bawa)
VI (INT, kamar aksa)
aksa : (memastikan orangtuanya sudah tidur)
aksa menelpon rudi
aksa : rudi lo dimana? gua udah siap nih
rudi : okeh gua udah mau sampek, nanti gua kabarin lagi
aksa : (menunggu beberapa menit)
rudi : woy gua udah sampek
aksa : okeh gua keluar ( mengendap endap supaya tidak membangunkan orang tuanya)
VII (EXT, depan rumah aksa, malam)
rudi : lo beneran mau dimasukin pesantren?
aksa : ya (kesal)
rudi : ( tertawa )
aksa : (kesal) udah cepet jangan berisik nanti ortu gua bangun
rudi : okeh okeh, oh yh lo ini mau kemana?
aksa : terserah lo yang penting gua bisa jauh dari irtu gua, enek banget gua di rumah ( menaiki motor )
rudi : okeh yuk ke tongkrongan teman gua ( menggas motor )
VIII (INT, rumah aksa, pagi)
ibu : ( masuk ke kamar aksa untuk membangunkan aksa solat subuh) astagfirullah bapak, BAPAKKK!!! (kaget)
bapak : ( berlari menghampiri ibu karena kaget ) ada apa bu?
ibu : aksa nggak ada di kamarnya pak
bapak : dikamar mandi mungkin
ibu : enggak ada pak, ibu loh habis ke kamar mandi
( ibu dan bapak mencari di dalam rumah dan sekitarnya, menelpon ke hp aksa dan teman teman nya tapi semua nya tidak ada hasil )
IX (INT, sore, rumah aksa)
ibu : bagaimana ini pak aksa dimana? (cemas)
bapak : kita tunggu saja dulu barang kali aksa keluar sebentar
X (EXT, pinggir jalan)
aksa diajak rudi ke tempat temannya yang ikut anak jalanan, dengan itu aksa juga ikut menjadi anak jalanan yang mencari makan dengan mengamen di pinggir jalan dan berpergian jauh dengan menumpang pada truk truk yang lewat
XI (INT, pagi rumah aksa, kedua harinya)
ibu : bapak aksa ini dimana, sudah dua hari aksa ndak pulang pulang
bapak : kita harus lapor polisi buk, supaya kita bisa dibantu mencari aksa
ibu : yah pak ibu perasaan nggak enak terus ini (berangkat ke kantor polisi dengan bapak)
XII ( EXT, di truk perjalanan keluar kota)
karena tidak ada pegangan yang kuat di dalam truk dan berdesakkan resiko terjatuh sangat besar. Hal yang tidak diinginkan pun terjadi saat truk berbelok di tikungan tajan teman aksa ada yang terjatuh dan menarik baju aksa hingga akhirnya aksa pun juga terjatuh juga hingga mengakibatkan kemacetan dijalan dan banyak polisi di tempat kejadian
XIII (INT, kantor polisi)
polisi : ada yang bisa saya bantu pak
bapak : yah pak saya mau lapor anak saya sudah hilang dua hari yang lalu
polisi : yah pak, bapak silahkan isi data diri anak bapak dan foto anak bapak
bapak : ( mengisi data diri )
bebrapa menit kemudian
polisi : bapak ibu kami mendapatkan kabar bahwa anak bapak mengamlami kecelakaan
ibu : kecelakaan? (kaget dan sedih) bagaimana ini pak
bapak : sekarang anak saya ada di mana pak?
polisi : anak bapak sekarang berada di rumah sakit jaya baru
bapak dan ibu : ( berangkat ke rumah sakit bersama polisi )
BERSAMBUNG.............